menahan cahaya terang mata terpejam
silau menanti setelah di bukakan mata pasti
berjalan kaki lemah rebah kembali berdiri
inilah kehidupan yang harus kita tempuhi
bukannya enak merasa nikmat susah payah
kemewahan melayang siang malam sering terbayang
meneguk air jernih terasa pahit tapi sayang untuk di ludah
apa yang ada kita bantalkan untuk melepas lelah
mata berkaca memerhati susuk tubuh berdiri
berpakaian kemas serbak mewangi menusuk rongga ini
di lemparnya kertas biru yang di kejarnya setiap hari
inilah milik kita yang selama ini dia khianati
maaf semua..aku cuma sempat mencuri sisa sisa masa untuk bersama kalian... sekali lagi maaf...